Harga Emas Turun Karena Pasar Mempertimbangkan Ketegangan Baru Di Timur Tengah, Data Pekerjaan AS Yang Kuat

     Harga emas sedikit turun pada hari Rabu karena investor memantau perkembangan di Timur Tengah dan menunggu data ekonomi penting AS yang dapat memberikan petunjuk baru tentang arah suku bunga Federal Reserve. Harga emas spot turun 0,6% menjadi $4.460,87 per ons pada pukul 02:28 ET (06:28 GMT). Kontrak berjangka emas AS turun 0,7% menjadi $4.488,84 per ons. Emas sebagian besar diperdagangkan dalam kisaran dalam beberapa sesi terakhir di tengah berita yang saling bertentangan seputar konflik Iran.

     Investor terus menilai perkembangan di Timur Tengah karena Israel mempertahankan operasi militer di Lebanon selatan, sementara Iran menembakkan rudal balistik ke Kuwait dan Bahrain. Selain itu, pasukan AS melakukan serangan di Pulau Qeshm Iran, kata Komando Pusat AS dalam sebuah unggahan di X. Pulau itu terletak di dekat Selat Hormuz, jalur air vital yang dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak dunia.

     Putaran pembicaraan lain yang melibatkan Israel dan Lebanon dijadwalkan pada hari Rabu, sementara ketidakpastian masih berlanjut mengenai negosiasi antara Washington dan Teheran. Iran dan Amerika Serikat pekan lalu mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan kerangka kerja sementara untuk menghentikan konflik, tetapi kesepakatan tersebut belum disetujui secara resmi.

     Media Iran melaporkan bahwa Teheran belum berkomunikasi dengan Washington selama beberapa hari, memicu spekulasi bahwa negosiasi telah terhenti. Namun, Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan terus berlanjut dan menyatakan keyakinan bahwa kesepakatan masih dapat dicapai. Meskipun ketegangan geopolitik biasanya mendukung permintaan emas sebagai aset aman, kekhawatiran inflasi yang didorong oleh lonjakan harga minyak telah memicu spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

     Data pada hari Selasa menunjukkan lowongan pekerjaan AS secara tak terduga meningkat pada bulan April, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat untuk waktu yang lebih lama. Investor sekarang mengalihkan perhatian mereka ke serangkaian indikator ekonomi AS yang akan dirilis pada hari Rabu, termasuk laporan ketenagakerjaan ADP, survei jasa ISM, dan data pesanan pabrik.

     Angka-angka ini muncul menjelang laporan nonfarm payrolls yang sangat dinantikan pada hari Jumat. Pasar saat ini memperkirakan Fed akan tetap mempertahankan suku bunga saat pertemuan Juni, tetapi para pedagang terus memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga tahun ini.

     Suku bunga yang lebih tinggi cenderung menekan aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas dengan meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan. Indeks Dolar AS naik tipis 0,1% pada hari Rabu. Di antara logam mulia lainnya, harga perak turun 0,9% menjadi $74,47 per ons, sementara platinum turun 0,4% menjadi $1.929,60 per ons.(Investing, Yahoo)

Investasi & trading online
PT. Central Capital Futures

#TRADINGNYAMAN