Harga Emas Sedikit Naik Karena Dolar Yang Lebih Lemah, Pasar Mengamati Pembicaraan Nuklir AS-Iran

     Harga emas sedikit naik dalam perdagangan Asia pada hari Kamis karena dolar yang lebih lemah dan kekhawatiran tarif perdagangan AS mendukung permintaan aset safe-haven, sementara investor menunggu dimulainya pembicaraan nuklir penting antara Washington dan Teheran pada hari itu. Harga emas spot terakhir naik 0,73% menjadi $5.188,55 per ons pada pukul 21:22 ET (02:22 GMT). Kontrak berjangka emas AS turun 0,5% menjadi $5.200,54 per ons.

     Indeks Dolar AS turun 0,2% selama jam perdagangan Asia, menjauh dari level tertinggi satu bulan, membuat emas batangan lebih menarik bagi pemegang mata uang lain. Para pelaku pasar mengamati dengan cermat perkembangan diplomatik karena para pejabat AS dan Iran bersiap untuk bertemu di Jenewa untuk membahas kembali program nuklir Teheran. Tanda-tanda peningkatan ketegangan atau kemunduran dalam negosiasi dapat semakin meningkatkan permintaan emas.

     Para pedagang juga menilai dampak dari tarif AS yang baru diumumkan menyusul putusan Mahkamah Agung AS baru-baru ini yang mengubah kerangka hukum untuk beberapa langkah perdagangan. Pengenalan bea masuk global baru hingga 15% telah menambah ketidakpastian atas prospek perdagangan global. Pasar global menunggu data ekonomi AS nanti hari ini, termasuk angka klaim pengangguran mingguan, untuk petunjuk lebih lanjut tentang arah kebijakan moneter.

     Sejauh tahun ini, harga emas batangan tetap didukung dengan baik oleh ketegangan geopolitik yang terus-menerus, pembelian bank sentral, dan aliran diversifikasi portofolio. Logam mulia lainnya lesu pada perdagangan awal Asia. Harga perak naik tipis 0,3% menjadi $89,34 per ons, sementara platinum diperdagangkan datar di $2.277,60 per ons.(Investing)

Investasi & trading online
PT. Central Capital Futures

#TRADINGNYAMAN