Harga Emas Naik Hampir 1% Dengan Fokus Pada Pembicaraan AS-Iran

     Harga emas pulih dari penurunan baru-baru ini pada hari Selasa, naik hampir 1% karena pasar tetap tidak yakin tentang status negosiasi AS-Iran. Logam kuning tersebut telah jatuh tajam pada sesi sebelumnya setelah sebuah laporan mengatakan Iran telah menghentikan negosiasi perdamaian dengan AS sebagai tanggapan atas meningkatnya permusuhan Israel terhadap Lebanon.

     Perkembangan tersebut memicu kekhawatiran yang meningkat tentang perang berkepanjangan di Timur Tengah. Harga emas spot naik 0,9% menjadi $4.524,51 per ons pada pukul 01:43 ET (05:43 GMT), sementara harga emas berjangka naik 1,1% menjadi $4.553,70 per ons. Masih belum jelas apakah AS dan Iran telah melanjutkan negosiasi mereka tentang potensi kesepakatan perdamaian.

     Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal yang bertentangan tentang situasi tersebut, sebelumnya mengklaim bahwa ia tidak peduli jika Iran telah meninggalkan negosiasi. Namun Trump kemudian mengatakan bahwa pembicaraan AS-Iran masih berlangsung, dan bahwa ia mengharapkan kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata dan membuka kembali Selat Hormuz dalam minggu depan.

     Gencatan senjata parsial antara kelompok Hizbullah Lebanon dan Israel memberikan sedikit kelegaan bagi pasar, mengingat Iran telah berulang kali menuntut agar Lebanon dimasukkan dalam kesepakatan gencatan senjata apa pun. Namun kurangnya kejelasan dalam negosiasi AS-Iran membuat pasar tidak yakin tentang konflik tersebut.

     Kekhawatiran akan perang yang berkepanjangan—yang pada gilirannya dapat mendorong inflasi dan suku bunga—menjadi beban utama bagi emas sejak awal konflik AS-Iran. Logam mulia lainnya juga naik pada hari Selasa, memulihkan penurunan baru-baru ini. Harga perak spot naik 2,2% menjadi $76,5275 per ons, sementara harga platinum spot naik 1,8% menjadi $1.963,58 per ons.(Investing, Pinterest)

Investasi & trading online
PT. Central Capital Futures

#TRADINGNYAMAN