
Harga emas merosot dalam perdagangan Asia pada hari Selasa, turun untuk sesi ketiga berturut-turut, karena investor mempertimbangkan kekhawatiran inflasi dan suku bunga menjelang tenggat waktu Presiden AS Donald Trump terkait Iran. Harga emas spot turun 0,5% menjadi $4.627,91 per ons pada pukul 22:13 ET (02:13 GMT), sementara harga emas berjangka AS turun 0,7% menjadi $4.652,20. Harga ditutup 0,6% lebih rendah pada hari Senin setelah sesi yang bergejolak.
Penurunan ini terjadi bahkan ketika risiko geopolitik meningkat, dengan Trump memperingatkan bahwa Iran dapat "disingkirkan" jika gagal membuka kembali Selat Hormuz sebelum tenggat waktu pukul 20:00 ET pada hari Selasa, meningkatkan prospek konflik yang lebih luas di Timur Tengah. Konfrontasi tersebut telah mengganggu aliran energi global dan mendorong harga minyak lebih tinggi, memicu kekhawatiran inflasi dan mempersulit prospek kebijakan moneter.
Biasanya didukung oleh ketidakpastian geopolitik, emas justru berada di bawah tekanan karena kenaikan harga minyak memicu ekspektasi inflasi, yang pada gilirannya meredam prospek pemangkasan suku bunga jangka pendek oleh Federal Reserve AS. Suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas, sementara dolar yang lebih kuat juga telah membebani harga emas batangan.
Upaya diplomatik untuk menyelesaikan konflik menunjukkan sedikit kemajuan. Iran menolak proposal yang didukung AS untuk gencatan senjata 45 hari dan pembukaan kembali selat secara bertahap. Iran malah menyerukan penyelesaian permanen yang mencakup pencabutan sanksi, jaminan keamanan, dan kompensasi atas kerusakan.
Kurangnya terobosan telah meningkatkan ketidakpastian di seluruh pasar keuangan, dengan investor sekarang mengamati dengan cermat perkembangan seputar tenggat waktu Trump. Investor juga menunggu data inflasi AS penting yang akan dirilis pada hari Jumat, yang diharapkan memberikan petunjuk tentang lintasan suku bunga Fed. Di antara logam mulia lainnya, harga perak turun 1,2% menjadi $71,94 per ons, sementara platinum turun 1,4% menjadi $1.956,60 per ons.(Investing)