Harga Emas Stabil Di Tengah Memudarnya Harapan Perdamaian Iran, Menjelang Pembicaraan Trump-Xi

     Harga emas tetap stabil dalam perdagangan Asia pada hari Rabu, sebagian besar tetap berada dalam kisaran pada minggu ini, karena investor menjadi lebih berhati-hati di tengah memudarnya harapan akan kesepakatan perdamaian AS-Iran dan menunggu pertemuan antara Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Harga emas spot turun tipis 0,2% menjadi $4.705,50 per ons pada pukul 21:39 ET (01:39 GMT), sementara harga emas berjangka AS naik 0,6% menjadi $4.713,00 per ons.

     Harga emas turun 0,4% pada sesi sebelumnya karena penguatan dolar dan angka inflasi AS yang tinggi. Sentimen pasar tetap rapuh setelah Trump mengatakan awal pekan ini bahwa negosiasi dengan Iran berada dalam "kondisi kritis" setelah penolakan Teheran terhadap proposal yang didukung AS yang bertujuan untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz. Komentar tersebut meredam optimisme atas gencatan senjata jangka pendek dan menjaga ketidakpastian geopolitik tetap tinggi.

     Konflik yang berkepanjangan telah mengganggu pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur transit minyak global yang penting, memicu kekhawatiran akan inflasi yang berkelanjutan akibat kenaikan harga energi dan memperumit prospek suku bunga. Investor juga fokus pada pertemuan puncak Trump dengan Xi Jinping pada 14-15 Mei di Beijing, di mana kedua pemimpin tersebut diharapkan akan membahas ketegangan perdagangan, konflik Iran, Taiwan, dan rantai pasokan global.

     Harga emas batangan kesulitan untuk mendapatkan momentum minggu ini karena data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan meningkatkan imbal hasil obligasi pemerintah dan memperkuat dolar, membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi kurang menarik. Indeks Dolar AS naik tipis 0,1% pada hari Rabu setelah naik 0,4% pada sesi sebelumnya.

     Data yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan harga konsumen AS naik 0,6% pada bulan April, sementara IHK tahunan meningkat menjadi 3,8%, tertinggi sejak pertengahan 2023, sebagian besar didorong oleh lonjakan harga energi yang terkait dengan konflik Timur Tengah. Inflasi inti juga berada di atas ekspektasi. Pasar kini menantikan data indeks harga produsen AS yang akan dirilis Rabu nanti untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang tekanan inflasi dan arah kebijakan Federal Reserve.

     Para pedagang telah mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga tahun ini. Biaya pinjaman yang lebih tinggi biasanya membebani harga emas batangan dengan meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam tersebut. Logam mulia lainnya menunjukkan pergerakan yang beragam; harga perak spot naik 0,2% menjadi $86,78 per ons, sementara platinum turun 0,8% menjadi $2.113,80 per ons.(Investing)

Investasi & trading online
PT. Central Capital Futures

#TRADINGNYAMAN